Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Huda menyelenggarakan peringatan Isra Miāraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkai dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103, 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an di lingkungan yayasan.
Peringatan tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar YPP Nurul Huda, mulai dari pengurus yayasan, dewan guru, tenaga kependidikan, santri, peserta didik, hingga wali murid. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati momentum bersejarah bagi umat Islam dan warga Nahdliyin.Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qurāan, dilanjutkan dengan shalawat Nabi serta sambutan dari perwakilan pengurus yayasan. Dalam rangkaian acara, disampaikan mauidhoh hasanah yang mengulas makna peristiwa Isra Miāraj sebagai tonggak penting pensyariatan salat lima waktu, sekaligus menegaskan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.Selain itu, peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-103 menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen YPP Nurul Huda dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaāah An-Nahdliyah. NU sebagai organisasi keagamaan yang telah berkiprah lebih dari satu abad dinilai memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan bangsa, merawat tradisi Islam yang moderat, serta memperkuat persatuan dan toleransi di tengah masyarakat